29 September 2023
Jelang Tahun Politik 2024, Kondisi BPR Mitra Bali Muktijaya Mandiri Masih Stabil, Justru Terpengaruh Rendahnya Harga Bawang Merah
Bangli – Menjelang tahun politik 2024, kondisi industri lembaga keuangan di Bali, khususnya Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Mitra Bali Muktijaya Mandiri di Kabupaten Bangli, cenderung stabil. Yang justru berpengaruh adalah turunnya harga bawang merah di tingkat petani. Harga bawang merah di Bali, khususnya di Desa Songan, Kintamani, anjlok hingga titik terendah Rp6.000 per kilogram.
Direktur PT BPR Mitra Bali Muktijaya Mandiri, I Made Mujana, S.E., saat ditemui Newsyess pada Jumat (29/9/2023) di kantor BPR, Jalan Raya Kayuambua, Bangli, menyatakan bahwa kondisi BPR stabil. “Segmen pasar kami berbeda, tergolong menengah ke bawah,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini tidak ada pengaruh politik terhadap BPR Mitra Bali Muktijaya Mandiri. Yang masih dirasakan adalah dampak harga bawang merah yang anjlok hingga Rp6.000. “Seharusnya mereka bisa membayar cicilan, tetapi menjadi tertunda. Ini khusus debitur yang memiliki usaha bawang. Untuk hal lain tidak ada masalah,” ujarnya.
Wilayah Songan, Bangli, terdampak penurunan harga bawang. Namun, jumlah nasabah petani bawang tidak terlalu banyak. “Pengaruhnya, mereka mengeluhkan harga yang anjlok,” ujarnya.
Para petani tersebut tidak memiliki sumber penghasilan lain ketika harga anjlok. “Selama ini mereka fokus pada bawang merah, sehingga ikut terdampak,” jelasnya.
Pihaknya berharap pemerintah dapat memberikan solusi agar hasil panen bawang dapat difasilitasi. Saat ini kondisi BPR Mitra Bali Muktijaya Mandiri mulai menunjukkan perkembangan positif seiring pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. “Kondisinya sudah mulai normal, pembayaran juga normal,” ungkapnya.
Ia berharap masyarakat tidak hanya fokus pada satu komoditas. “Kalau bisa divariasikan, misalnya bawang dan cabai, sehingga jika satu anjlok, yang lain bisa menopang. Mudah-mudahan bulan Oktober harga akan naik. Kami optimis bisa tumbuh dibandingkan tahun lalu,” tutupnya.
https://www.newsyess.com/read/jelang-tahun-politik-2024-kondisi-bpr-mitra-muktijaya-mandiri-masih-stabil-justru-terpengaruh-terhadap-harga-bawang-merah-yang-rendah
Direktur PT BPR Mitra Bali Muktijaya Mandiri, I Made Mujana, S.E., saat ditemui Newsyess pada Jumat (29/9/2023) di kantor BPR, Jalan Raya Kayuambua, Bangli, menyatakan bahwa kondisi BPR stabil. “Segmen pasar kami berbeda, tergolong menengah ke bawah,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini tidak ada pengaruh politik terhadap BPR Mitra Bali Muktijaya Mandiri. Yang masih dirasakan adalah dampak harga bawang merah yang anjlok hingga Rp6.000. “Seharusnya mereka bisa membayar cicilan, tetapi menjadi tertunda. Ini khusus debitur yang memiliki usaha bawang. Untuk hal lain tidak ada masalah,” ujarnya.
Wilayah Songan, Bangli, terdampak penurunan harga bawang. Namun, jumlah nasabah petani bawang tidak terlalu banyak. “Pengaruhnya, mereka mengeluhkan harga yang anjlok,” ujarnya.
Para petani tersebut tidak memiliki sumber penghasilan lain ketika harga anjlok. “Selama ini mereka fokus pada bawang merah, sehingga ikut terdampak,” jelasnya.
Pihaknya berharap pemerintah dapat memberikan solusi agar hasil panen bawang dapat difasilitasi. Saat ini kondisi BPR Mitra Bali Muktijaya Mandiri mulai menunjukkan perkembangan positif seiring pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. “Kondisinya sudah mulai normal, pembayaran juga normal,” ungkapnya.
Ia berharap masyarakat tidak hanya fokus pada satu komoditas. “Kalau bisa divariasikan, misalnya bawang dan cabai, sehingga jika satu anjlok, yang lain bisa menopang. Mudah-mudahan bulan Oktober harga akan naik. Kami optimis bisa tumbuh dibandingkan tahun lalu,” tutupnya.
https://www.newsyess.com/read/jelang-tahun-politik-2024-kondisi-bpr-mitra-muktijaya-mandiri-masih-stabil-justru-terpengaruh-terhadap-harga-bawang-merah-yang-rendah