18 Mei 2022
Tambah Kepercayaan Nasabah, BPR Mitra Bali Muktijaya Mandiri Luncurkan SIMIRA
Bangli – BPR Mitra Bali Muktijaya Mandiri meluncurkan produk Simpanan Mitra Hari Raya (SIMIRA). Keunggulan simpanan ini antara lain bebas biaya administrasi, dijamin LPS, diawasi OJK, serta nasabah mendapatkan bingkisan hari raya.
Direktur PT BPR Mitra Bali Muktijaya Mandiri, Dewa Ayu Eka Ariyanti, S.E., saat ditemui Newsyess pada Selasa (17/5/2022) di kantor BPR yang berlokasi di Kompleks Pasar Kayuambua, Susut, Bangli, menyatakan bahwa SIMIRA merupakan simpanan khusus untuk hari raya. “Jadi untuk Nyepi, Galungan, dan Idul Fitri. Tabungan dapat ditarik menjelang hari raya,” ujarnya.
Simpanan juga dapat ditarik sebelum jatuh tempo, namun akan dikenakan penalti. Yang istimewa, nasabah akan memperoleh hadiah saat menarik simpanannya. “Hadiah tergantung nilai simpanan. Bisa berupa perlengkapan upacara, bokor, mixer, maupun blender,” ujarnya.
Setoran bersifat bebas seperti tabungan biasa. “Jangka waktunya disesuaikan dengan hari raya yang dipilih. Untuk Nyepi jangka waktunya satu tahun, sedangkan Galungan enam bulan,” terangnya.
Program ini bertujuan membantu masyarakat mempersiapkan dana sehingga tidak perlu bingung saat hari raya tiba. “Konsepnya hampir sama seperti tabungan berjangka,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat Bangli semakin mengenal BPR. “Selain itu, agar perekonomian masyarakat Bangli lebih tertata, sehingga saat hari raya sudah memiliki simpanan,” katanya.
Terkait kondisi di masa pandemi, ia menyebut situasinya sama seperti BPR pada umumnya. “Astungkara kami bisa bertahan. Kami memiliki 500 nasabah, artinya masyarakat masih memiliki kemampuan untuk menyimpan dana. Mungkin kami masih kurang promosi,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, tantangan BPR saat ini adalah masyarakat yang masih banyak menyimpan dana di LPD dan koperasi. “Padahal BPR memiliki keunggulan, yaitu dijamin LPS sama seperti bank umum,” ujarnya.
Di bidang kredit, pihaknya fokus pada penyelesaian kredit bermasalah dan restrukturisasi. “Kami juga melakukan pendekatan dan promosi produk baru, termasuk pembiayaan bagi nasabah yang akan bekerja di kapal pesiar,” ujarnya.
Ia berpesan kepada masyarakat bahwa BPR Mitra Bali Muktijaya Mandiri bukanlah koperasi maupun LPD. “Masih banyak masyarakat yang bertanya, ‘Ibu kerja di koperasi mana?’ Artinya masyarakat belum mengetahui bahwa BPR ini dijamin LPS. Semoga masyarakat semakin mengenal Muktijaya,” ungkapnya.
Selama ini, petani jeruk juga ada yang menjadi debitur dengan kategori kredit modal kerja. “Suku bunganya bersaing dan disesuaikan dengan nominal. Kami memberikan modal sesuai kemampuan debitur,” tutupnya.
https://www.newsyess.com/read/tambah-kepercayaan-nasabah-bpr-mitra-mukti-jaya-mandiri-luncurkan-simira
Direktur PT BPR Mitra Bali Muktijaya Mandiri, Dewa Ayu Eka Ariyanti, S.E., saat ditemui Newsyess pada Selasa (17/5/2022) di kantor BPR yang berlokasi di Kompleks Pasar Kayuambua, Susut, Bangli, menyatakan bahwa SIMIRA merupakan simpanan khusus untuk hari raya. “Jadi untuk Nyepi, Galungan, dan Idul Fitri. Tabungan dapat ditarik menjelang hari raya,” ujarnya.
Simpanan juga dapat ditarik sebelum jatuh tempo, namun akan dikenakan penalti. Yang istimewa, nasabah akan memperoleh hadiah saat menarik simpanannya. “Hadiah tergantung nilai simpanan. Bisa berupa perlengkapan upacara, bokor, mixer, maupun blender,” ujarnya.
Setoran bersifat bebas seperti tabungan biasa. “Jangka waktunya disesuaikan dengan hari raya yang dipilih. Untuk Nyepi jangka waktunya satu tahun, sedangkan Galungan enam bulan,” terangnya.
Program ini bertujuan membantu masyarakat mempersiapkan dana sehingga tidak perlu bingung saat hari raya tiba. “Konsepnya hampir sama seperti tabungan berjangka,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat Bangli semakin mengenal BPR. “Selain itu, agar perekonomian masyarakat Bangli lebih tertata, sehingga saat hari raya sudah memiliki simpanan,” katanya.
Terkait kondisi di masa pandemi, ia menyebut situasinya sama seperti BPR pada umumnya. “Astungkara kami bisa bertahan. Kami memiliki 500 nasabah, artinya masyarakat masih memiliki kemampuan untuk menyimpan dana. Mungkin kami masih kurang promosi,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, tantangan BPR saat ini adalah masyarakat yang masih banyak menyimpan dana di LPD dan koperasi. “Padahal BPR memiliki keunggulan, yaitu dijamin LPS sama seperti bank umum,” ujarnya.
Di bidang kredit, pihaknya fokus pada penyelesaian kredit bermasalah dan restrukturisasi. “Kami juga melakukan pendekatan dan promosi produk baru, termasuk pembiayaan bagi nasabah yang akan bekerja di kapal pesiar,” ujarnya.
Ia berpesan kepada masyarakat bahwa BPR Mitra Bali Muktijaya Mandiri bukanlah koperasi maupun LPD. “Masih banyak masyarakat yang bertanya, ‘Ibu kerja di koperasi mana?’ Artinya masyarakat belum mengetahui bahwa BPR ini dijamin LPS. Semoga masyarakat semakin mengenal Muktijaya,” ungkapnya.
Selama ini, petani jeruk juga ada yang menjadi debitur dengan kategori kredit modal kerja. “Suku bunganya bersaing dan disesuaikan dengan nominal. Kami memberikan modal sesuai kemampuan debitur,” tutupnya.
https://www.newsyess.com/read/tambah-kepercayaan-nasabah-bpr-mitra-mukti-jaya-mandiri-luncurkan-simira